Kabar Kalteng

Pemprov Perkuat Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bapok, Yuas Elko Hadiri Rakorda Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

yl
Pemprov Perkuat Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bapok, Yuas Elko Hadiri Rakorda Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Hai Kalteng - Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menghadiri Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Barang Kebutuhan Pokok Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H, yang digelar di Aula BAPPERIDA Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (12/2/2026).

Dalam sambutannya, Yuas Elko menyampaikan bahwa pada bulan Februari ini umat Muslim akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tersebut, menurutnya, hampir setiap tahun diiringi dengan peningkatan permintaan terhadap sejumlah komoditas bahan pokok. “Datangnya Hari Besar Keagamaan selalu diiringi dengan peningkatan permintaan terhadap beberapa komoditas barang kebutuhan pokok tertentu. Variasi konsumsi masyarakat yang semakin beragam turut mendorong meningkatnya permintaan tersebut,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa kondisi peningkatan inflasi yang cenderung berulang setiap tahun harus diantisipasi secara bersama-sama melalui sinergi lintas sektor. “Kondisi peningkatan inflasi yang selalu berulang setiap tahunnya tentunya perlu kita antisipasi dan waspadai secara bersama-sama melalui sinergi dari berbagai pihak, sehingga laju kenaikan inflasi lebih lanjut dapat kita tekan,” tegasnya.

(Baca Juga : Memeriahkan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalteng, Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah)

Pemprov Perkuat Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bapok, Yuas Elko Hadiri Rakorda Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Lebih lanjut, Yuas Elko menjelaskan bahwa dinamika harga bahan pokok, tantangan distribusi antarwilayah, serta ketergantungan pada pasokan dari luar daerah kerap memicu tekanan inflasi. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan fluktuasi bahkan kenaikan harga yang berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama kelompok masyarakat kurang mampu. “Kenaikan harga barang kebutuhan pokok sangat berdampak pada daya beli masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah yang akan semakin tertekan apabila terjadi lonjakan harga,” tambahnya. Pada Rapat Koordinasi HBKN Tahun 2026 yang juga diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah tersebut, ia meminta seluruh dinas dan instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk mendukung upaya menjaga kelancaran pasokan, distribusi, dan perdagangan barang kebutuhan pokok menjelang, saat, dan pasca Ramadan serta Idulfitri 1447 H.

Beberapa langkah yang ditekankan antara lain mengintensifkan pemantauan harga dan memastikan kecukupan stok di masing-masing wilayah, menginisiasi penjajakan serta kerja sama perdagangan komoditas pangan antar daerah khususnya bagi daerah yang mengalami defisit produksi atau tren kenaikan harga, serta memperkuat koordinasi dengan Perum BULOG dan/atau BUMN Pangan setempat guna mengoptimalkan distribusi pasokan ke pasar rakyat, terutama untuk komoditas beras, minyak goreng, dan daging. Selain itu, ia juga berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam menjaga kelancaran pasokan dan distribusi, termasuk untuk barang penting seperti LPG. “Saya berharap seluruh stakeholder dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung kelancaran pasokan, distribusi, dan perdagangan barang kebutuhan pokok serta menjaga komunikasi publik yang positif demi kondusivitas menjelang, saat, dan pasca Ramadan dan Idulfitri,” pungkasnya.

Pemprov Perkuat Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Bapok, Yuas Elko Hadiri Rakorda Jelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Kalimantan Tengah Norhani menyampaikan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan daerah menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). “Kegiatan ini juga bertujuan untuk memantau kesiapan daerah dalam menjaga kelancaran arus distribusi barang kebutuhan pokok, sehingga masyarakat dapat menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri dalam keadaan tenang, aman, dan penuh sukacita,” ujarnya.

Sementara itu, rapat tersebut juga dirangkaikan dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Adi Nugroho, Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kalteng Budi Sultika, Kepala BPS Provinsi Kalimantan Tengah Agnes Widiastuti, serta Kasubbid Indag Ditreskrimsus Polda Kalteng Tris Zeno. (Sumber : Diskominfo Kalteng)